ULMWP serukan aktifitas libur hari ini, Polda Papua minta warga tidak terpengaruh, tampak selebaran yang beredar. (Foto : Arie Bagus / TIFA Online)
ULMWP serukan aktifitas libur hari ini, Polda Papua minta warga tidak terpengaruh, tampak selebaran yang beredar. (Foto : Arie Bagus / TIFA Online)

TIFAOnline, JAYAPURATerkait dengan adanya selebaran dari United Liberation Movement For West Papua (ULMWP)  yang meminta kepada seluruh masyarakat Papua agar meliburkan diri baik aktifitas pemerintahan maupun pendidikan pada Selasa (4/9/2018) hari ini, Polda Papua mengatakan warga masyarakat tidak perlu terpengaruh dengan himbauan tersebut karena itu illegal dan melanggar aturan.

Sebagaimana himbauan ULMWP yang berencana akan menggelar aksi damai guna mendukung Resolusi Hak Penentuan Nasib Sendiri bagi Rakyat West Papua yang telah dirancang dan diajukan Vanuatu pada pertemuan pejabat tinggi negara-negara anggota Pasifik Island Forum (PIF) yang di gelar di Nauru selama 2 hari, 4 – 6 September 2018.

Dimana menurut ULMWP dalam selebarannya yang banyak di tempel di dinding – dinding ruko dan juga di bagikan ke warga Kota Jayapura, di sebutkan bahwa hasil resolusi pada forum PIF di Nauru nantinya akan di ajukan resolusi ke PBB, makanya untuk mendukung hal tersebut ULMWP akan aksi damai di lapangan terbuka Perumnas III Waena, pukul 09.00 WIT hari ini, Selasa (4/9/2018).

“Kapasitas mereka ini sebagai apa sehingga meminta seluruh aktifas perkantoran dan pemerintahan serta pendidikan diliburkan, kami dari Polda Papua tidak memberikan ijin terhadap aktifas tersebut karena sangat mengganggu ketertiban masyarakat”, tegas Kombes (Pol) Ahmad Musthofa Kamal, kepada awak media di Media Center Polda Papua, Senin (03/09/2018).

Menurutnya apalagi aksi dan seruan tersebut mengatasnamakan ULMWP yang notabene memiliki agenda merongrong kedaulatan NKRI.

“aksi itu illegal dan tidak mendapat izin, termasuk lembaganya juga illegal, jadi warga tidak usah khawatir dan terprovokasi, lakukan aktifitas saja seperti biasa, tidak perlu takut, karena kami akan selalu berada di depan melindungi masyarakat semuanya”, tegas Kombes (Pol) Ahmad Musthofa Kamal.

Menurutnya, Polda Papua akan mengambil tindakan tegas bila hari ini ULMWP tetap melakukan aksi sebagaimana tercantum dalam selebaran tersebut.

“Jika aksi itu tetap dilakukan maka dipastikan kami akan membubarkan dengan tegas, jadi sejak kemarin kami sudah standby melakukan pengamanan menjelang rencana pelaksanaan aksi tersebut dan kita juga sudah lakukan upaya-upaya untuk tidak melakukan unjuk rasa dengan melakukan komunikasi kepada pihak-pihak terkait”, kata Kabidhumas lagi. (arie bagus purnomo / walhamri wahid)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here